AnimeBatchku adalah tempat mendownload anime batch subtitle indonesia dengan Kualitas video HD BD .mkv 1080p 720p 480p. Website ini cocok bagi Para Kolektor!
Sabtu, 31 Oktober 2020
Mendagri Tegur 67 Kepala Daerah yang Tak Beri Sanksi ASN Pelanggar Netralitas
Sumber: IFTTT
Serangan Terbaru KKB Tewaskan 21 Penduduk Desa, Culik Pekerja Kemanusiaan
source https://www.inews.id/news/internasional/serangan-terbaru-kkb-tewaskan-21-penduduk-desa-culik-pekerja-kemanusiaan
Danpuspomad Jelaskan Kronologi Pengeroyokan 2 Anggota TNI AD oleh Rombongan Moge
source https://www.inews.id/news/nasional/danpuspomad-jelaskan-kronologi-pengeroyokan-2-anggota-tni-ad-oleh-rombongan-moge
Kadis Pariwisata Tangsel Meninggal Dunia, Dimakamkan dengan Protokol Covid-19
source https://www.inews.id/news/megapolitan/kadis-pariwisata-tangsel-meninggal-dunia-dimakamkan-dengan-protokol-covid-19
Berupaya Redakan Ketegangan Soal Kartun Nabi, Macron: Saya Berusaha Memahami Umat Muslim
source https://www.inews.id/news/internasional/berupaya-redakan-ketegangan-soal-kartun-nabi-macron-saya-berusaha-memahami-umat-muslim
Serangan Terbaru KKB Tewaskan 21 Penduduk Desa, Culik Pekerja Kemanusiaan
Sumber: IFTTT
Danpuspomad Jelaskan Kronologi Pengeroyokan 2 Anggota TNI AD oleh Rombongan Moge
Sumber: IFTTT
Kadis Pariwisata Tangsel Meninggal Dunia, Dimakamkan dengan Protokol Covid-19
Sumber: IFTTT
Berupaya Redakan Ketegangan Soal Kartun Nabi, Macron: Saya Berusaha Memahami Umat Muslim
Sumber: IFTTT
Dua Prajurit TNI AD Dikeroyok di Bukittinggi, Ini Kata Danpuspomad
source https://www.inews.id/news/nasional/dua-prajurit-tni-ad-dikeroyok-di-bukittinggi-ini-kata-danpuspomad
Jakarta Bisa Kendalikan Covid-19 jika Jabar, Jateng, dan Jatim Tingkatkan Tes
source https://www.inews.id/news/nasional/jakarta-bisa-kendalikan-covid-19-jika-jabar-jateng-dan-jatim-tingkatkan-tes
Partai Denmark Galang Dana Dukung Penerbitan Ulang Kartun Nabi Muhammad
source https://www.inews.id/news/internasional/partai-denmark-galang-dana-dukung-penerbitan-ulang-kartun-nabi-muhammad
Dua Prajurit TNI AD Dikeroyok di Bukittinggi, Ini Kata Danpuspomad
Sumber: IFTTT
Jakarta Bisa Kendalikan Covid-19 jika Jabar, Jateng, dan Jatim Tingkatkan Tes
Sumber: IFTTT
Partai Denmark Galang Dana Dukung Penerbitan Ulang Kartun Nabi Muhammad
Sumber: IFTTT
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penembakan Pendeta Yunani di Gereja Prancis
source https://www.inews.id/news/internasional/polisi-tangkap-terduga-pelaku-penembakan-pendeta-yunani-di-gereja-prancis
Pasien Covid-19 Aktif Jakarta Berkurang 1.388 Jadi 8.908 Orang
source https://www.inews.id/news/megapolitan/pasien-covid-19-aktif-jakarta-berkurang-1388-jadi-8908-orang
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penembakan Pendeta Yunani di Gereja Prancis
Sumber: IFTTT
Pasien Covid-19 Aktif Jakarta Berkurang 1.388 Jadi 8.908 Orang
Sumber: IFTTT
Aksi Teror Kembali Guncang Prancis, Pendeta Yunani Ditembak dari Jarak Dekat
Sumber: IFTTT
Baru Lunas Sebulan Lalu, Motor Penghuni Indekos di Tanjung Priok Digasak Maling
Sumber: IFTTT
Aksi Teror Kembali Guncang Prancis, Pendeta Yunani Ditembak dari Jarak Dekat
source https://www.inews.id/news/internasional/aksi-terori-kembali-guncang-prancis-pendeta-yunani-ditembak-dari-jarak-dekat
Baru Lunas Sebulan Lalu, Motor Penghuni Indekos di Tanjung Priok Digasak Maling
source https://www.inews.id/news/megapolitan/baru-lunas-sebulan-lalu-motor-penghuni-indekos-di-tanjung-priok-digasak-maling
Jumat, 30 Oktober 2020
Guru di Belgia Diberhentikan Usai Perlihatkan Kartun Nabi Muhammad tengah Telanjang
source https://www.inews.id/news/internasional/guru-di-belgia-diberhentikan-usai-perlihatkan-kartun-nabi-muhammad-tengah-telanjang
Arus Balik Libur Panjang, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalin Antisipasi Lonjakan Kendaraan
source https://www.inews.id/news/megapolitan/arus-balik-libur-panjang-polda-metro-siapkan-rekayasa-lalin-antisipasi-lonjakan-kendaraan
Kabiro Hukum dan Humas MA Meninggal Dunia di Surabaya
Sumber: IFTTT
Guru di Belgia Diberhentikan Usai Perlihatkan Kartun Nabi Muhammad tengah Telanjang
Sumber: IFTTT
Arus Balik Libur Panjang, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalin Antisipasi Lonjakan Kendaraan
Sumber: IFTTT
Erick Thohir Angkat Relawan Jokowi Jadi Komisaris BUMN, Fadli Zon Kesal Hingga Suruh Ganti BUMR
DEMOKRASI.CO.ID - Fadli Zon mengusulkan nama BUMN diganti menjadi BUMR yang memiliki kepanjangan Badan Usaha Milik Relawan.
Bukan tanpa sebab, Jubir Rakyat ini ‘urun rembug’ nama BUMR. Fadli Zon menyindir Menteri BUMN Erick Thohir yang mengangkat relawan Jokowi menjadi komisaris di BUMN.
Sindiran itu disampaikan oleh Fadli Zon melalui akun Twitter miliknya @fadlizon.
“Apa tak sebaiknya Badan Usaha Milik Negara (BUMN)) diganti nama saja jadi Badan Usaha Milik Relawan (BUMR), biar jelas,” kata Fadli Zon seperti dikutip Suara.com, Jumat (30/10/2020).
Dalam cuitannya, Fadli zon menyoroti pemberitaan salah satu media mainstream yang berisi permintaan relawan Jokowi, PROJO untuk menambahkan relawan Jokowi lainnya dalam jajaran direksi BUMN.
Erick Thohir mengangkat relawan Jokowi sebagai Komisaris
Belum lama ini, Erick Thohir juga mengangkat relawan Jokowi, Dyah Kartika Rini sebagai Komisaris Independen PT Jasa Raharja (Persero).
Dyah Kartika Rini telah bergabung dalam tim pemenangan Jokowi sejak Pilgub DKI Jakarta 2012.
Ia membantu memenangkan Jokowi-Ahok lewat organisasi relawan Jokowi Ahok Social Media Volunteer (Jasmev) yang ia dirikan.
Tak hanya itu, Erick Thohir juga mengangkat Ulin Yusron ditunjuk sebagai komisaris di Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) atau PT Pengembangan Pariwisata Indonesia.
Ulin Yusron ini dikenal sebagai salah satu relawan Jokowi di Pemilihan Presiden 2014 dan 2019.
Sebagai seorang pegiat media sosial, Ulin Yusron berkontribusi secara aktif dalam kampanye Jokowi di ranah digital.
Selain kedua nama itu, sejumlah relawan Jokowi lainnya yang kini diangkat menjadi pimpinan BUMN antara lain Andi Gani Nena Wea menjadi Presiden Komisaris PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PT PP.
Lalu, ada Fadjroel Rachman dan Viktor S Sirait sebagai Komisaris Waskita Karya, Lukman Edy sebagai Komisaris PT Hutama Karya (Persero) dan Eko Sulistyo sebagai Komisaris PT PLN (Persero).
Sumber:https://ift.tt/3oGJ4iA
Bongkar Fakta Pembakar Halte, Tim Najwa Dapat Dukungan Refly Harun
DEMOKRASI.CO.ID - Pakar Hukum dan Tata Negara Refly Harun angkat bicara soal kehebohan video hasil investigasi tim Najwa Shihab dalam pengungkapan pelaku pembakaran Halte Sarinah.
Ada harapan tersendiri yang dilontarkan Refly kepada tim Najwa usai video itu mengundang beragam reaksi publik.
“Mudah-mudahan Najwa dan Timnya memberi kontribusi positif dalam pengungkapan soal ini, dan tidak justru sebaliknya malah back fire ke diri mereka sendiri,” kata Refly dilansir YouTube-nya, Jumat (20/10/2020).
Ia berharap agar tidak ada yang salah sasaran dijadikan target dalam mengungkap kebenaran terkait pengungkapan pembakaran Halte Sarinah daat demo menolak Omnibus Law 8 Oktober itu.
“Jangan sampai orang-orang yang berniat baik yang ingin berpartisipasi dalam kebaikan di negeri ini justru dijadikan target,” sambung Refly.
Menurut Refly, ada pihak yang berkepentingan yang ingin agar unjuk rasa berakhir dengan kericuhan. Pihak-pihak tersebut bisa jadi berasal dari kepentingan yang punya tujuan sama untuk merusak esensi demo menolak Omnibus Law.
“Mungkin tujuan satu untuk mendelegitimasi inti dari unjuk rasa itu yaitu menolak UU Ciptaker. Yang lain mungkin untuk terus memunculkan situasi chaos,” kata Refly.
Ia pun meminta agar aparat benar-benar menangkap aktor lapangan dan intelektual dibalik peristiwa kericuhan tersebut.
“Dua-duanya tidak bisa diterima dari sisi hukum. Karena itulah penegak hukum benar-benar harus menemukan siapa aktor lapangan dan siapa aktor intelektual dari peristiwa pembakaran tersebut,” ujar Refly.
“Di sini ada independensi dalam hal penyelidikan dan penyidikan. Kita serahkan kepada aparat tapi tentu kita harus awasi,” imbuh dia.
Video Investigasi Tim Najwa soal Pelaku Pembakaran Halte Sarinah
Fakta baru terkait peristiwa pembakaran Halte Transjakarta Sarinah di tengah terjadinya aksi demonstrasi menolak Undang-undang Cipta Kerja diungkap dalam acara Mata Najwa, pada Rabu (28/10) malam.
Dalam tayangan itu, terkuak bahwa pelaku pembakarnya bukanlah demonstran, melainkan sekelompok orang yang terorganisir yang diduga dengan sengaja ingin menciptakan kerusuhan.
Pergerakan secara detil para pelaku pembakar Halte Transjakarta Sarinah itu dikupas dalam video berjudul ’62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah l Buka Mata’.
Video berdurasi 9 menit 58 detik yang diunggah di akun YouTube Narasi Newsroom itu merupakan hasil penulusuran rekaman CCTV di sekitar Halte Transjakarta Sarinah dan data digital yang beredar di media sosial saat peristiwa pembakaran tersebut terjadi pada 8 Oktober 2020.
Penelusuran dilakukan dalam rangka mengungkap siapa pelaku sebenarnya pembakar Halte Transjakarta Sarinah.
Dalam video tersebut, kelompok pelaku pembakar Halte Transjakarta Sarinah itu awalnya terlihat datang dari arah Jalan Sunda.
Kemudian sebelum melancarkan aksinya, mereka terlebih dahulu terlihat melakukan observasi di sekitar lokasi. Setelah itu, lalu mengetik di ponsel seakan berkomunikasi dengan pihak lain.
Selain itu, ada satu orang dari kelompok tersebut yang terlihat bolak-balik mencari api untuk membakar Halte Transjakarta Sarinah. Mulai dengan menggunakan plastik cone, spanduk, hingga kardus.
Singkat cerita, akhirnya Halte Transjakarta Sarinah itu pun terbakar. Titik api muncul pertama kali di sisi selatan halte.
Dari rekaman CCTV tersebut dapat terindentifikasi bahwa kelompok perusak dan pembakar Halte Transjakarta Sarinah itu berjumlah tujuh orang.
Sumber:https://ift.tt/2Gk9Ig0
Di Medan Emak-emak Marah dan Injak-injak Poster Presiden Prancis Macron
DEMOKRASI.CO.ID - Unjuk rasa atau aksi massa memprotes pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron yang menghina Nabi Muhammad SAW juga berlangsung di depan Masjid Al Yasamin, Jalan Iskandar Muda Baru, Kota Medan, Sumatera Utara pada Jumat 30 Oktober 2020.
Pendemo didominasi kaum emak-emak menyeruhkan untuk memboikot membeli produk-produk hasil produksi Prancis.? Dalam aksinya, pengunjuk rasa juga menginjak gambar Macron, lalu merobek-robeknya.
Kaum emak-emak ini, dalam unjuk rasa protes terhadap presiden Prancis itu dengan membawa poster yang isinya mendukung aksi Anzorov. “Syahid Abdullah Abdullah Anzorov,” tertulis dalam salah satu poster yang mereka naikkan.
Sebelumnya, ?pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron dinilai telah menghina agama Islam. Hal ini menuai protes dari kaum umat islam di dunia. Emmanuel Macron sebelumnya mengatakan penerbitan kartun nabi oleh Charlie Hebdo adalah bentuk kebebesan berbicara di Prancis karena prinsip negara itu adalah Liberte, Egalite dan Fraternite “kebebasan, kesamaan dan persaudaraan”. Prancis juga dikenal dengan nilai laique antaraa lain sekulerismenya.
Macron menyampaikan pernyataannya menyusul pembunuhan terhadap Samuel Paty, seorang guru yang menunjukkan kartun Nabi Muhammad SAW kepada para siswanya. Dia kemudian dipenggal remaja Muslim keturunan Chechnya berusia 18 tahun bernama Abdullah Anzorov yang kemudian ditembak mati polisi.
Para pendemo ini, siap berjuang demi Nabi Muhammad SAW. Mereka pun tampak merusak dua tas buatan Prancis dengan pisau sebagai sebagai simbol ajakan itu.
“Kami rela mati demi Rasulullah,” teriak seorang perempuan dalam aksi itu sambil membanting dan menginjak sebuah tas yang berwarna merah marun. Dia mengatakan tak rela bila Nabi Muhammad dihina.
“Zaman ini kami mendengarnya (penghinaan) dan bagi kami itu penghinaan yang paling berat. Ayah kita saja dihina kita tak terima. Bagi kami tidak ada cara lain. Hanya inilah yang bisa kami lakukan,” ungkap salah seorang pengunjuk rasa, Bunda Roni.? Setelah melakukan aksinya, para pendemo tersebut membubarkan diri dengan tertib.
Sementara pada siang tadi, polisi bubarkan aksi massa yang terdiri dari puluhan orang di depan Kedubes Prancis di kawasan Thamrin, Jakarta.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Heru Novianto menjelaskan soal pembubaran beberapa orang yang tergabung dalam massa aksi di kawasan Sarinah, Menteng, Jakarta Pusat dekat gedung Kedubes Prancis. Menurutnya, aksi tersebut baru akan dilaksanakan pada Senin mendatang, 2 November 2020.
“Jadi pemberitahuan ke Polda Metro Jaya, aksinya itu tanggal 2 November 2020 atau hari Senin besok. Oleh karena itu, kami mengimbau aksi dilaksanakan tanggal 2 November saja,” kata Heru soal aksi di Kedubes Prancis pada Jumat 30 Oktober 2020.
Sumber:https://ift.tt/3jIpSxa
Buruh Ancam Geruduk Istana hingga Mogok Nasional Jika UMP Tak Naik
DEMOKRASI.CO.ID - Serikat buruh di Indonesia akan melakukan aksi demonstrasi di 24 provinsi pada 2, 9 dan 10 November ke Mahkamah Konstitusi, Istana, DPR RI, dan di kantor Gubernur di seluruh Indonesia.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mengatakan aksi mereka kali ini membawa dua tuntutan; batalkan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja dan cabut Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/11/HK.4/x/2020 atau Naikkan Upah Minimum 2021.
“Ada aksi puluhan ribu massa buruh tanggal 2 November besok, KSPI akan ada aksi di depan Istana dan Mahkamah Konstitusi, kami menjamin aksi ini terukur, terarah dan konstitusional, non-violence, anti-kekerasan,” kata Said Iqbal, Jumat (30/10/2020).
Lalu, mereka akan berdemonstrasi lagi pada 9 November dengan tujuan mengadu ke DPR RI, dan 10 November menggeruduk Kantor Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.
Jika berbagai upaya penyampaian aspirasi ini tak juga didengarkan oleh pemerintah, Said Iqbal menyebut serikat buruh akan kembali melakukan mogok kerja nasional seperti tanggal 6-8 Oktober lalu.
“Kami akan lihat titik terakhir, apakah perlu mogok kerja Nasional atau tidak, kami akan lihat dulu situasi yang berkembang di tingkat perusahaan ada perundingan yang deadlock tidak,” tegasnya.
Setelah Omnibus Law UU Cipta Kerja disahkan, buruh kembali dibuat marah dengan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/11/HK.4/x/2020 tertanggal 26 Oktober 2020 yang tidak menaikkan Upah Minimum 2021.
Dalam SE Menaker tersebut Gubernur diminta menyesuaikan penetapan upah minimum tahun 2021 sama dengan nilai upah minimum tahun 2020, melaksanakan penetapan upah minimum setelah tahun 2021 sesuai ketentuan peraturan perundangan-undangan, dan menetapkan dan mengumumkan Upah Minimum Provinsi Tahun 2021 pada tanggal 31 Oktober 2020.
KSPI mendesak para Gubernur untuk mengabaikan surat edaran tersebut dan tetap menaikkan Upah Minimum Provinsi Tahun 2021.
Sumber:https://ift.tt/3oL5XRV
Bongkar Fakta Pembakar Halte, Tim Najwa Dapat Dukungan Refly Harun
DEMOKRASI.CO.ID - Pakar Hukum dan Tata Negara Refly Harun angkat bicara soal kehebohan video hasil investigasi tim Najwa Shihab dalam pengungkapan pelaku pembakaran Halte Sarinah.
Ada harapan tersendiri yang dilontarkan Refly kepada tim Najwa usai video itu mengundang beragam reaksi publik.
“Mudah-mudahan Najwa dan Timnya memberi kontribusi positif dalam pengungkapan soal ini, dan tidak justru sebaliknya malah back fire ke diri mereka sendiri,” kata Refly dilansir YouTube-nya, Jumat (20/10/2020).
Ia berharap agar tidak ada yang salah sasaran dijadikan target dalam mengungkap kebenaran terkait pengungkapan pembakaran Halte Sarinah daat demo menolak Omnibus Law 8 Oktober itu.
“Jangan sampai orang-orang yang berniat baik yang ingin berpartisipasi dalam kebaikan di negeri ini justru dijadikan target,” sambung Refly.
Menurut Refly, ada pihak yang berkepentingan yang ingin agar unjuk rasa berakhir dengan kericuhan. Pihak-pihak tersebut bisa jadi berasal dari kepentingan yang punya tujuan sama untuk merusak esensi demo menolak Omnibus Law.
“Mungkin tujuan satu untuk mendelegitimasi inti dari unjuk rasa itu yaitu menolak UU Ciptaker. Yang lain mungkin untuk terus memunculkan situasi chaos,” kata Refly.
Ia pun meminta agar aparat benar-benar menangkap aktor lapangan dan intelektual dibalik peristiwa kericuhan tersebut.
“Dua-duanya tidak bisa diterima dari sisi hukum. Karena itulah penegak hukum benar-benar harus menemukan siapa aktor lapangan dan siapa aktor intelektual dari peristiwa pembakaran tersebut,” ujar Refly.
“Di sini ada independensi dalam hal penyelidikan dan penyidikan. Kita serahkan kepada aparat tapi tentu kita harus awasi,” imbuh dia.
Video Investigasi Tim Najwa soal Pelaku Pembakaran Halte Sarinah
Fakta baru terkait peristiwa pembakaran Halte Transjakarta Sarinah di tengah terjadinya aksi demonstrasi menolak Undang-undang Cipta Kerja diungkap dalam acara Mata Najwa, pada Rabu (28/10) malam.
Dalam tayangan itu, terkuak bahwa pelaku pembakarnya bukanlah demonstran, melainkan sekelompok orang yang terorganisir yang diduga dengan sengaja ingin menciptakan kerusuhan.
Pergerakan secara detil para pelaku pembakar Halte Transjakarta Sarinah itu dikupas dalam video berjudul ’62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah l Buka Mata’.
Video berdurasi 9 menit 58 detik yang diunggah di akun YouTube Narasi Newsroom itu merupakan hasil penulusuran rekaman CCTV di sekitar Halte Transjakarta Sarinah dan data digital yang beredar di media sosial saat peristiwa pembakaran tersebut terjadi pada 8 Oktober 2020.
Penelusuran dilakukan dalam rangka mengungkap siapa pelaku sebenarnya pembakar Halte Transjakarta Sarinah.
Dalam video tersebut, kelompok pelaku pembakar Halte Transjakarta Sarinah itu awalnya terlihat datang dari arah Jalan Sunda.
Kemudian sebelum melancarkan aksinya, mereka terlebih dahulu terlihat melakukan observasi di sekitar lokasi. Setelah itu, lalu mengetik di ponsel seakan berkomunikasi dengan pihak lain.
Selain itu, ada satu orang dari kelompok tersebut yang terlihat bolak-balik mencari api untuk membakar Halte Transjakarta Sarinah. Mulai dengan menggunakan plastik cone, spanduk, hingga kardus.
Singkat cerita, akhirnya Halte Transjakarta Sarinah itu pun terbakar. Titik api muncul pertama kali di sisi selatan halte.
Dari rekaman CCTV tersebut dapat terindentifikasi bahwa kelompok perusak dan pembakar Halte Transjakarta Sarinah itu berjumlah tujuh orang.
source https://www.demokrasi.co.id/2020/10/bongkar-fakta-pembakar-halte-tim-najwa.html
Di Medan Emak-emak Marah dan Injak-injak Poster Presiden Prancis Macron
DEMOKRASI.CO.ID - Unjuk rasa atau aksi massa memprotes pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron yang menghina Nabi Muhammad SAW juga berlangsung di depan Masjid Al Yasamin, Jalan Iskandar Muda Baru, Kota Medan, Sumatera Utara pada Jumat 30 Oktober 2020.
Pendemo didominasi kaum emak-emak menyeruhkan untuk memboikot membeli produk-produk hasil produksi Prancis.? Dalam aksinya, pengunjuk rasa juga menginjak gambar Macron, lalu merobek-robeknya.
Kaum emak-emak ini, dalam unjuk rasa protes terhadap presiden Prancis itu dengan membawa poster yang isinya mendukung aksi Anzorov. “Syahid Abdullah Abdullah Anzorov,” tertulis dalam salah satu poster yang mereka naikkan.
Sebelumnya, ?pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron dinilai telah menghina agama Islam. Hal ini menuai protes dari kaum umat islam di dunia. Emmanuel Macron sebelumnya mengatakan penerbitan kartun nabi oleh Charlie Hebdo adalah bentuk kebebesan berbicara di Prancis karena prinsip negara itu adalah Liberte, Egalite dan Fraternite “kebebasan, kesamaan dan persaudaraan”. Prancis juga dikenal dengan nilai laique antaraa lain sekulerismenya.
Macron menyampaikan pernyataannya menyusul pembunuhan terhadap Samuel Paty, seorang guru yang menunjukkan kartun Nabi Muhammad SAW kepada para siswanya. Dia kemudian dipenggal remaja Muslim keturunan Chechnya berusia 18 tahun bernama Abdullah Anzorov yang kemudian ditembak mati polisi.
Para pendemo ini, siap berjuang demi Nabi Muhammad SAW. Mereka pun tampak merusak dua tas buatan Prancis dengan pisau sebagai sebagai simbol ajakan itu.
“Kami rela mati demi Rasulullah,” teriak seorang perempuan dalam aksi itu sambil membanting dan menginjak sebuah tas yang berwarna merah marun. Dia mengatakan tak rela bila Nabi Muhammad dihina.
“Zaman ini kami mendengarnya (penghinaan) dan bagi kami itu penghinaan yang paling berat. Ayah kita saja dihina kita tak terima. Bagi kami tidak ada cara lain. Hanya inilah yang bisa kami lakukan,” ungkap salah seorang pengunjuk rasa, Bunda Roni.? Setelah melakukan aksinya, para pendemo tersebut membubarkan diri dengan tertib.
Sementara pada siang tadi, polisi bubarkan aksi massa yang terdiri dari puluhan orang di depan Kedubes Prancis di kawasan Thamrin, Jakarta.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Heru Novianto menjelaskan soal pembubaran beberapa orang yang tergabung dalam massa aksi di kawasan Sarinah, Menteng, Jakarta Pusat dekat gedung Kedubes Prancis. Menurutnya, aksi tersebut baru akan dilaksanakan pada Senin mendatang, 2 November 2020.
“Jadi pemberitahuan ke Polda Metro Jaya, aksinya itu tanggal 2 November 2020 atau hari Senin besok. Oleh karena itu, kami mengimbau aksi dilaksanakan tanggal 2 November saja,” kata Heru soal aksi di Kedubes Prancis pada Jumat 30 Oktober 2020.
source https://www.demokrasi.co.id/2020/10/di-medan-emak-emak-marah-dan-injak.html
Buruh Ancam Geruduk Istana hingga Mogok Nasional Jika UMP Tak Naik
DEMOKRASI.CO.ID - Serikat buruh di Indonesia akan melakukan aksi demonstrasi di 24 provinsi pada 2, 9 dan 10 November ke Mahkamah Konstitusi, Istana, DPR RI, dan di kantor Gubernur di seluruh Indonesia.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mengatakan aksi mereka kali ini membawa dua tuntutan; batalkan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja dan cabut Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/11/HK.4/x/2020 atau Naikkan Upah Minimum 2021.
“Ada aksi puluhan ribu massa buruh tanggal 2 November besok, KSPI akan ada aksi di depan Istana dan Mahkamah Konstitusi, kami menjamin aksi ini terukur, terarah dan konstitusional, non-violence, anti-kekerasan,” kata Said Iqbal, Jumat (30/10/2020).
Lalu, mereka akan berdemonstrasi lagi pada 9 November dengan tujuan mengadu ke DPR RI, dan 10 November menggeruduk Kantor Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.
Jika berbagai upaya penyampaian aspirasi ini tak juga didengarkan oleh pemerintah, Said Iqbal menyebut serikat buruh akan kembali melakukan mogok kerja nasional seperti tanggal 6-8 Oktober lalu.
“Kami akan lihat titik terakhir, apakah perlu mogok kerja Nasional atau tidak, kami akan lihat dulu situasi yang berkembang di tingkat perusahaan ada perundingan yang deadlock tidak,” tegasnya.
Setelah Omnibus Law UU Cipta Kerja disahkan, buruh kembali dibuat marah dengan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/11/HK.4/x/2020 tertanggal 26 Oktober 2020 yang tidak menaikkan Upah Minimum 2021.
Dalam SE Menaker tersebut Gubernur diminta menyesuaikan penetapan upah minimum tahun 2021 sama dengan nilai upah minimum tahun 2020, melaksanakan penetapan upah minimum setelah tahun 2021 sesuai ketentuan peraturan perundangan-undangan, dan menetapkan dan mengumumkan Upah Minimum Provinsi Tahun 2021 pada tanggal 31 Oktober 2020.
KSPI mendesak para Gubernur untuk mengabaikan surat edaran tersebut dan tetap menaikkan Upah Minimum Provinsi Tahun 2021.
source https://www.demokrasi.co.id/2020/10/buruh-ancam-geruduk-istana-hingga-mogok.html
Ahli Epidemiologi : Jika 2 Minggu Tren Kasus Turun, DKI Lewati Puncak Covid-19
source https://www.inews.id/news/nasional/ahli-epidemiologi-jika-2-minggu-tren-kasus-turun-dki-lewati-puncak-covid-19
Ahli Epidemiologi : Jika 2 Minggu Tren Kasus Turun, DKI Lewati Puncak Covid-19
Sumber: IFTTT
Macron Diminta Ubah Sikap Soal Kartun Nabi, Ketimbang Seret Eropa dalam Pertempuran dengan Islam
Sumber: IFTTT
Fahri Hamzah Yakin Mantu Jokowi Bawa Medan ke Level Dunia
DEMOKRASI.CO.ID - Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah mengatakan Medan, Sumatera Utara bakal berubah menjadi setara dengan kota-kota besar di negara lain jika menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution memenangi Pilkada 2020.
Di Pilkada Medan, Bobby berpasangan dengan Aulia Rachman yang merupakan kader Gerindra. Mereka melawan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi.
"Medan akan jadi kebanggaan baru dengan kepemimpinan Bobby Nasution. Medan akan setara dengan kota-kota di dunia. Sekarang hentikan konflik dan saatnya membangun Medan," kata Fahri Hamzah dalam acara silaturahmi tokoh dan pengusaha lintas agama di Medan.
Fahri juga memberikan banyak pujian kepada Bobby Nasution. Menurutnya Bobby memiliki segudang pengalaman yang tak bisa dianggap remeh meski usianya masih tergolong muda.
"Bobby Nasution merupakan sosok anak muda yang banyak menyerap ilmu di luar dan kini akan diterapkan di Medan. Bobby ingin bersatu menerobos barikade, kemudian memproduksi ide baru," ucap Fahri Hamzah.
Kelebihan utama Bobby, kata Fahri Hamzah, memiliki akses ke Pemerintah Pusat. Menurutnya, semua kepala daerah di Indonesia selalu berupaya menjalin hubungan baik dengan pemerintah pusat.
"Dan Bobby sudah punya nilai plus itu," ungkap Fahri Hamzah.
Fahri Hamzah menilai saat ini banyak serangan diarahkan kepada Bobby. Isu nasional pun dibawa-bawa ke Kota Medan. Fahri menegaskan bahwa Bobby tidak terlibat isu di ibu kota.
"Bobby tak terlibat isu di ibu kota. Yang jelas Bobby datang ke Medan dengan tujuan membuat Medan lebih baik," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta menilai Bobby Nasution merupakan sosok yang berpikir jauh ke depan. Dia yakin Bobby mampu mengubah Medan menjadi kota internasional.
"Itu tugas Bobby-Aulia, jadikan Medan kota internasional. Tentu harus banyak yang di-upgrade. Infrastruktur jadi fokus, bukan banjirnya yang internasional," urai Anis Matta.
Anis Matta menyebut Gelora memberikan dukungan kepada Bobby Nasution karena memiliki semangat persatuan. Dia menganggap Bobby mampu menjadikan Medan bersaing dengan kota-kota besar di dunia.
"Semangat kita adalah menyatukan, kolaborasi. Sudah saatnya Medan bersaing dengan kota-kota besar di dunia, bukan lagi kota-kota nasional. Bobby merupakan sosok pemimpin yang memiliki visi jauh ke depan," paparnya.
Pilkada Medan diikuti dua pasangan calon yakni, pasangan nomor urut 01, Akhyar Nasution - Salman Alfarisi yang hanya diusung Partai Demokrat dan PKS.
Mereka akan melawan pasangan nomor urut 02 Bobby Nasution - Aulia Rachman yang diusung 8 partai politik antara lain PDIP, Gerindra, Golkar, NasDem, PPP, PAN, Hanura, dan PSI.
Sumber:https://ift.tt/3mGydDk
Sebuah Mobil Terobos Penghalang dan Tabrak Pintu Masjidil Haram
DEMOKRASI.CO.ID - Sebuah mobil menerobos penghalang dan menabrak pintu Masjidil Haram Mekkah. Namun belum diketahui secara detail tentang waktu peristiwa tersebut.
Hal itu seperti video yang diunggah oleh akun Twitter @HaramainInfo, Sabtu 31 Oktober 2020.
Dalam video yang diunggah akun tersebut, tampak sebuah mobil melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi menerobos penghalang. Tak hanya itu, mobil berwarna putih tersebut menabrak pintu masjid hingga jebol.
Akun @HaramainInfo menyebut, itu terjadi di Pintu 89 Masjidil Haram setelah pukul 22.00 waktu setempat.
Dari peristiwa tersebut, petugas keamanan segera mengatasinya untuk memastikan semua jamaah aman dari bahaya.
A video was circulating earlier of an incident at Masjid Al Haram where a car drove through barriers.
— 𝗛𝗮𝗿𝗮𝗺𝗮𝗶𝗻 (@HaramainInfo) October 30, 2020
Security Officials immediately responded to the incident to ensure all worshippers were safe from harm.
May Allah protect the Two Holy Mosques and the Guests of Allah pic.twitter.com/BqTfPLmfDK
Para petugas keamanan juga telah mendorong mobil di area tersebut untuk melindungi semua jamaah dan dari kerusakan lebih lanjut.
Hingga berita ini ditayangkan, belum diperoleh infomrasi detail tentang peristiwa tersebut.***
Sumber:https://ift.tt/3mBu9V4
Korban Tewas Gempa M 7 Turki Jadi 19 Orang, 700 Lainnya Luka-luka
DEMOKRASI.CO.ID - Gempa magnitudo (M) 7,0 yang terjadi di laut Aegean, Turki menewaskan 19 orang. Gempa tersebut juga menyebabkan lebih dari 700 orang luka-luka.
Dilansir dari Associated Press, Sabtu (31/10/2020), tim penyelamat Turki masih berupaya mencari korban di reruntuhan bangunan akibat gempa tersebut. Hingga kini, dilaporkan total 19 orang tewas akibat peristiwa itu.
Rincian 19 orang tewas tersebut yakni 17 orang ditemukan tewas di Izmir, Turki sedangkan dua lainnya yakni remaja yang tewas tertimpa tembok bangunan di Pulau Samosa, Yunani. Selain memakan korban, gempa tersebut juga melukai lebih dari 709 orang berdasarkan laporan dari Kepresidenan Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD).
Tidak hanya itu, gempa juga meruntuhkan puluhan bangunan di kota Izmir, Turki. Tsunami kecil juga melanda distrik Kota Seferihisar sisi Selatan Izmir, di Turki barat yang terkena dampak gempa paling parah.
Seperti diketahui, Sebagian besar kerusakan akibat gempa terjadi di sekitar kota Aegean, Izmir, Turki. Kota tersebut dilaporkan memiliki tiga juta penduduk dan dipenuhi dengan blok apartemen bertingkat tinggi.
Sementara itu, Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan setelah gempa melanda. Yunani dan Turki diketahui sedang berkonflik dalam beberapa bulan terakhir karena ketegangan di Mediterania Timur. Namun kali ini kedua negara mengalami kerusakan akibat gempa.
"Saya baru saja menelepon Presiden (Erdogan) untuk menyampaikan belasungkawa atas hilangnya nyawa secara tragis akibat gempa bumi yang melanda kedua negara kami," ujar Mitsotakis, dalam akun Twitter resminya.
"Apapun perbedaan kita, inilah saat-saat ketika orang-orang kita perlu berdiri bersama," jelasnya.
Sumber:https://ift.tt/31YJ0Ru
Fahri Hamzah Yakin Mantu Jokowi Bawa Medan ke Level Dunia
DEMOKRASI.CO.ID - Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah mengatakan Medan, Sumatera Utara bakal berubah menjadi setara dengan kota-kota besar di negara lain jika menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution memenangi Pilkada 2020.
Di Pilkada Medan, Bobby berpasangan dengan Aulia Rachman yang merupakan kader Gerindra. Mereka melawan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi.
"Medan akan jadi kebanggaan baru dengan kepemimpinan Bobby Nasution. Medan akan setara dengan kota-kota di dunia. Sekarang hentikan konflik dan saatnya membangun Medan," kata Fahri Hamzah dalam acara silaturahmi tokoh dan pengusaha lintas agama di Medan.
Fahri juga memberikan banyak pujian kepada Bobby Nasution. Menurutnya Bobby memiliki segudang pengalaman yang tak bisa dianggap remeh meski usianya masih tergolong muda.
"Bobby Nasution merupakan sosok anak muda yang banyak menyerap ilmu di luar dan kini akan diterapkan di Medan. Bobby ingin bersatu menerobos barikade, kemudian memproduksi ide baru," ucap Fahri Hamzah.
Kelebihan utama Bobby, kata Fahri Hamzah, memiliki akses ke Pemerintah Pusat. Menurutnya, semua kepala daerah di Indonesia selalu berupaya menjalin hubungan baik dengan pemerintah pusat.
"Dan Bobby sudah punya nilai plus itu," ungkap Fahri Hamzah.
Fahri Hamzah menilai saat ini banyak serangan diarahkan kepada Bobby. Isu nasional pun dibawa-bawa ke Kota Medan. Fahri menegaskan bahwa Bobby tidak terlibat isu di ibu kota.
"Bobby tak terlibat isu di ibu kota. Yang jelas Bobby datang ke Medan dengan tujuan membuat Medan lebih baik," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta menilai Bobby Nasution merupakan sosok yang berpikir jauh ke depan. Dia yakin Bobby mampu mengubah Medan menjadi kota internasional.
"Itu tugas Bobby-Aulia, jadikan Medan kota internasional. Tentu harus banyak yang di-upgrade. Infrastruktur jadi fokus, bukan banjirnya yang internasional," urai Anis Matta.
Anis Matta menyebut Gelora memberikan dukungan kepada Bobby Nasution karena memiliki semangat persatuan. Dia menganggap Bobby mampu menjadikan Medan bersaing dengan kota-kota besar di dunia.
"Semangat kita adalah menyatukan, kolaborasi. Sudah saatnya Medan bersaing dengan kota-kota besar di dunia, bukan lagi kota-kota nasional. Bobby merupakan sosok pemimpin yang memiliki visi jauh ke depan," paparnya.
Pilkada Medan diikuti dua pasangan calon yakni, pasangan nomor urut 01, Akhyar Nasution - Salman Alfarisi yang hanya diusung Partai Demokrat dan PKS.
Mereka akan melawan pasangan nomor urut 02 Bobby Nasution - Aulia Rachman yang diusung 8 partai politik antara lain PDIP, Gerindra, Golkar, NasDem, PPP, PAN, Hanura, dan PSI.
source https://www.demokrasi.co.id/2020/10/fahri-hamzah-yakin-mantu-jokowi-bawa.html
Sebuah Mobil Terobos Penghalang dan Tabrak Pintu Masjidil Haram
DEMOKRASI.CO.ID - Sebuah mobil menerobos penghalang dan menabrak pintu Masjidil Haram Mekkah. Namun belum diketahui secara detail tentang waktu peristiwa tersebut.
Hal itu seperti video yang diunggah oleh akun Twitter @HaramainInfo, Sabtu 31 Oktober 2020.
Dalam video yang diunggah akun tersebut, tampak sebuah mobil melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi menerobos penghalang. Tak hanya itu, mobil berwarna putih tersebut menabrak pintu masjid hingga jebol.
Akun @HaramainInfo menyebut, itu terjadi di Pintu 89 Masjidil Haram setelah pukul 22.00 waktu setempat.
Dari peristiwa tersebut, petugas keamanan segera mengatasinya untuk memastikan semua jamaah aman dari bahaya.
A video was circulating earlier of an incident at Masjid Al Haram where a car drove through barriers.
— 𝗛𝗮𝗿𝗮𝗺𝗮𝗶𝗻 (@HaramainInfo) October 30, 2020
Security Officials immediately responded to the incident to ensure all worshippers were safe from harm.
May Allah protect the Two Holy Mosques and the Guests of Allah pic.twitter.com/BqTfPLmfDK
Para petugas keamanan juga telah mendorong mobil di area tersebut untuk melindungi semua jamaah dan dari kerusakan lebih lanjut.
Hingga berita ini ditayangkan, belum diperoleh infomrasi detail tentang peristiwa tersebut.***
source https://www.demokrasi.co.id/2020/10/sebuah-mobil-terobos-penghalang-dan.html
Korban Tewas Gempa M 7 Turki Jadi 19 Orang, 700 Lainnya Luka-luka
DEMOKRASI.CO.ID - Gempa magnitudo (M) 7,0 yang terjadi di laut Aegean, Turki menewaskan 19 orang. Gempa tersebut juga menyebabkan lebih dari 700 orang luka-luka.
Dilansir dari Associated Press, Sabtu (31/10/2020), tim penyelamat Turki masih berupaya mencari korban di reruntuhan bangunan akibat gempa tersebut. Hingga kini, dilaporkan total 19 orang tewas akibat peristiwa itu.
Rincian 19 orang tewas tersebut yakni 17 orang ditemukan tewas di Izmir, Turki sedangkan dua lainnya yakni remaja yang tewas tertimpa tembok bangunan di Pulau Samosa, Yunani. Selain memakan korban, gempa tersebut juga melukai lebih dari 709 orang berdasarkan laporan dari Kepresidenan Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD).
Tidak hanya itu, gempa juga meruntuhkan puluhan bangunan di kota Izmir, Turki. Tsunami kecil juga melanda distrik Kota Seferihisar sisi Selatan Izmir, di Turki barat yang terkena dampak gempa paling parah.
Seperti diketahui, Sebagian besar kerusakan akibat gempa terjadi di sekitar kota Aegean, Izmir, Turki. Kota tersebut dilaporkan memiliki tiga juta penduduk dan dipenuhi dengan blok apartemen bertingkat tinggi.
Sementara itu, Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan setelah gempa melanda. Yunani dan Turki diketahui sedang berkonflik dalam beberapa bulan terakhir karena ketegangan di Mediterania Timur. Namun kali ini kedua negara mengalami kerusakan akibat gempa.
"Saya baru saja menelepon Presiden (Erdogan) untuk menyampaikan belasungkawa atas hilangnya nyawa secara tragis akibat gempa bumi yang melanda kedua negara kami," ujar Mitsotakis, dalam akun Twitter resminya.
"Apapun perbedaan kita, inilah saat-saat ketika orang-orang kita perlu berdiri bersama," jelasnya.
source https://www.demokrasi.co.id/2020/10/korban-tewas-gempa-m-7-turki-jadi-19.html
Macron Diminta Ubah Sikap Soal Kartun Nabi, Ketimbang Seret Eropa dalam Pertempuran dengan Islam
source https://www.inews.id/news/internasional/macron-diminta-ubah-sikap-soal-kartun-nabi-ketimbang-seret-eropa-dalam-pertempuran-dengan-islam
Pemprov DKI : Libur Panjang Warga Jakarta Banyak Pilih Wisata ke Luar Kota
source https://www.inews.id/news/megapolitan/pemprov-dki-libur-panjang-warga-jakarta-banyak-pilih-wisata-ke-luar-kota
Kamis, 29 Oktober 2020
Ini Cara Mengetahui Hasil Seleksi CPNS
Sumber: IFTTT
Kritik Keras Megawati, Demokrat: Milenial Bisa Memmpertanyakan, Apa Sumbangsih Pemerintah untuk Milenial?
DEMOKRASI.CO.ID - Pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menyindir dan mengkritik kaum milenial direspon banyak pihak.
Salah satunya Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Ossy Dermawan.
Dilansir Pojoksatu.id dari CNNIndonesia.com, Ossy menganggap, pernyataan Megawati itu sangat tidak bijak.
“Karena bisa saja kaum milenial juga mempertanyakan apa sumbangsih pemerintah bagi kaum milenial dalam menggapai cita-cita mereka di masa depan,” kata Ossy, Kamis (28/10/2020).
Dalam hal ini, semua pihak akan lebih baik bersama-sam berperan aktif memberikan sumbangsih kepada negara dan bangsa serta saling menghargai.
“Sehingga didapatkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik lagi ke depan,” jelasnya.
Anak buah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini mengungkap, banyak generasi muda yang meraih prestasi dengan caranya sendiri.
Tentu saja, selain dengan menggelar aksi demonstrasi seperti belakangan ini.
Sementara, aksi pembakaran dalam demo menolak Omnibus Law Cipta Kerja yang merusak fasilitas kuat diduga bukan dilakukan mahasiswa.
Melainkan sekelompok orang yang memakai atribut warna hitam dan memang berniat melakukan perusakan fasilitas umum.
Itu sebagaimana terungkap dalam hasil invesitagasi Narasi TV dalam peristiwa pembakaran Halte Bus TransJakarta.
Dengan demikian, sambungnya, maka aksi demonstrasi kemarin, bisa dianggap sebagai biat baik rakyat dalam menyampaikan pesan dan kritik kepada pemerintah.
“Dan jika ini dilakukan dengan mematuhi aturan hukum, maka aksi demo dilindungi oleh konstitusi kita,” tegasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melontarkan sindiran keras yang ditujukan kepada kaum milenial.
Pernyataan itu disampaikan Megawati saat peresmian sejumlah kantor PDIP di daerah yang dilakukan secara daring, Rabu (28/10/2020).
“Saya bilang ke Presiden, generasi milenial jangan dimanja,” ucap Presiden Kelima RI ini.
“Generasi milenial apa sumbangsihnya? Yang katanya generasi milenial itu, yang sudah tahu teknologi. Apa sumbangsih kalian ke bangsa dan negara ini?” sindirnya.
Ia lantas melontarkan kecaman atas demo anarkis yang dilakukan saat menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.
“Masa hanya demo aja, saya gak peduli, demo harus merusak,” ujar dia.
“Apakah boleh dalam demo diijinkan atau ada aturan untuk merusak? Tidak ada. Kalau ada, sini debat dengan saya,” tantangnya.
Sumber:https://ift.tt/37RNb5k
Erick Thohir Tunjuk Relawan Jokowi jadi Komisaris Independen Jasa Raharja
DEMOKRASI.CO.ID - Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir mengangkat Dyah Kartika Rini Djoemadi sebagai Komisaris Independen PT Jasa Raharja (Persero). Dyah Kartika Rini Djoemadi merupakan relawan Jokowi dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada 2012 dan pemilihan presiden RI pada 2014.
“Selamat kepada Ibu Dyah Kartika Rini yang telah diangkat sebagai Komisaris Independen PT Jasa Raharja,” tulis dalam akun Instagram Jasa Raharja, yang dilihat pada Rabu, 28 Oktober 2020.
Dengan demikian, susunan dewan komisaris Jasa Raharja adalah sebagai berikut:
Komisaris Utama: Budi Setiyadi
Anggota Komisaris:
- Setya Utama
- Suprianto
- Humaniati
Komisaris Independen:
- Antonius
- Dyah Kartika Rini
“Sekali lagi, Jasmin ucapkan SELAMAT!,” tulis akun instagram Jasa Raharja tersebut.
Dyah Kartika Rini bersama dengan Sony Subrata, Alexander Ferry Wijaya dan Alexander Jerry Wijaya mendirikan sebuah wadah berkumpulnya relawan media sosial atau Jokowi Advanced Social Media Volunteers (Jasmev) pada 2014. Adapun, jumlah relawan yang dikumpulkan mencapai lebih dari 30.000 orang.
Dilansir dari akun Linked in milik Dyah Kartika Rini, wanita kelahiran Jakarta itu juga tercatat sempat menjadi Komisaris PT Danareksa sejak 2015. Lulusan Universitas Indonesia program Master of Science and Communication ini juga menyelesaikan program doktor ekonomi dan manajemen. Selain itu, ia juga pernah mengemban pendidikan di University of Cambridge, Business/Managerial Economics.
Sumber:https://ift.tt/3oANOq9
Di Aceh Ustadz Ditusuk Saat Ceramah Maulid Nabi, Pelaku Ditangkap
DEMOKRASI.CO.ID - Seorang ustadz di Aceh Tenggara, Aceh, Muhamad Zaid Maulana (36) ditusuk saat sedang menyampaikan ceramah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad. Pelaku berinisial MA (37) kini ditangkap polisi.
“Kejadiannya tadi (Kamis, 29 Oktober) jam 21.30 WIB,” kata Direskrimum Polda Aceh Kombes Sony Sanjaya saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (30/10/2020) dini hari.
Insiden penusukan itu terjadi di Desa Kandang Mbelang Mandiri, Kecamatan Lawe Bulan, Aceh Tenggara. Korban yang sedang menyampaikan ceramah dikabarkan tiba-tiba ditusuk pelaku.
Akibatnya, korban mengalami luka tusuk di tangan. Zaid langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Tak lama berselang, pelaku MA ditangkap polisi. Pelaku kini diamankan di Polres Aceh Tenggara.
“Pelaku ditangkap jam 22.45 WIB,” ujar Sony.
Sumber:https://ift.tt/3oEXn7h
Marah Islam Dihina, Warga Irak Bakar Patung Emmanuel Macron
DEMOKRASI.CO.ID - Kemarahan sejumlah negara Islam terhadap Presiden Prancis Emmanuel Macron terus meningkat. Kondisi itu dipicu sikap Macron yang dianggap menghina Islam terkait polemik Nabi Muhammad melalui karikatur.
Dilansir The Guardian, Rabu, 28 Oktober 2020, surat kabar di Iran menggambarkan Macron sebagai Setan Paris. Sementara itu, di Ibu Kota Bangladesh, Dhaka, Macron disebut sebagai sebagai pemimpin yang menyembah Setan.
Pun, di Baghdad, Ibu Kota Irak, patung Emmanuel Macron dibakar bersama dengan bendera Prancis. Selain itu, juga terdapat seruan boikot produk Prancis di berbagai negara lain.
Ketegangan itu sebenarnya sudah meningkat sejak September 2020. Saat itu, dilaporkan majalah Charlie Hebdo menerbitkan ulang kartun Nabi Muhammad yang bertepatan dengan malam persidangan 14 orang yang dituduh terlibat serangan teroris terhadap kantor penerbitan majalah tersebut pada 2015.
Charlie Hebdo Bahkan lebih lanjut membuat ketegangan dengan Turki. Mereka menempatkan kartun ejekan terhadap presidennya Recep Tayyip Erdogan di halaman depan edisi yang diterbitkan secara online.
“Kami mengutuk upaya paling menjijikkan dari publikasi ini untuk menyebarkan rasisme dan kebencian budayanya,” kata Juru Bicara Presiden Turki, Fahrettin Altun
Hal itu pada dasarnya juga dipicu oleh pidato Macron awal bulan ini yang mengumumkan niatnya untuk melawan separatisme Islam. Dia menggambarkan keyakinan tersebut sebagai salah satu yang berada dalam krisis di seluruh dunia saat ini.
Dua pekan kemudian, guru bahasa Prancis Samuel Paty dipenggal kepalanya di luar sekolah karena menunjukkan kartun Nabi Muhammad tersebut di kelasnya.
Pembunuhan itu, disebut-sebut dilakukan oleh seorang pemuda Muslim asal Republik Chechnya. Upaya ini memicu penggerebekan terhadap beberapa tersangka ekstremis dan kelompok Islam.
Beberapa kota Prancis menanggapi kejadian itu dengan memproyeksikan karikatur Nabi Muhammad tersebut di dinding bangunan sebagai isyarat pembangkangan dan pembelaan sekularisme.
Kemarahan negara-negara Islam tersebut juga dipicu sentimen masa lalu, terutama yang menjadi kolonisasi Prancis. Beberapa diantaranya bahkan menunjukkannya di poster-poster saat demonstrasi.
“Saya melihat orang-orang mengungkit masa lalu kolonial Prancis dan foto-foto tentara Prancis memegang kepala anggota perlawanan Aljazair yang terpenggal,” kata seorang pekerja di salah satu Organisasi Bantuan Internasional di Amman, Jordania, Mohammad Faoury.
Sumber:https://ift.tt/37PR233
Kritik Keras Megawati, Demokrat: Milenial Bisa Memmpertanyakan, Apa Sumbangsih Pemerintah untuk Milenial?
DEMOKRASI.CO.ID - Pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menyindir dan mengkritik kaum milenial direspon banyak pihak.
Salah satunya Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Ossy Dermawan.
Dilansir Pojoksatu.id dari CNNIndonesia.com, Ossy menganggap, pernyataan Megawati itu sangat tidak bijak.
“Karena bisa saja kaum milenial juga mempertanyakan apa sumbangsih pemerintah bagi kaum milenial dalam menggapai cita-cita mereka di masa depan,” kata Ossy, Kamis (28/10/2020).
Dalam hal ini, semua pihak akan lebih baik bersama-sam berperan aktif memberikan sumbangsih kepada negara dan bangsa serta saling menghargai.
“Sehingga didapatkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik lagi ke depan,” jelasnya.
Anak buah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini mengungkap, banyak generasi muda yang meraih prestasi dengan caranya sendiri.
Tentu saja, selain dengan menggelar aksi demonstrasi seperti belakangan ini.
Sementara, aksi pembakaran dalam demo menolak Omnibus Law Cipta Kerja yang merusak fasilitas kuat diduga bukan dilakukan mahasiswa.
Melainkan sekelompok orang yang memakai atribut warna hitam dan memang berniat melakukan perusakan fasilitas umum.
Itu sebagaimana terungkap dalam hasil invesitagasi Narasi TV dalam peristiwa pembakaran Halte Bus TransJakarta.
Dengan demikian, sambungnya, maka aksi demonstrasi kemarin, bisa dianggap sebagai biat baik rakyat dalam menyampaikan pesan dan kritik kepada pemerintah.
“Dan jika ini dilakukan dengan mematuhi aturan hukum, maka aksi demo dilindungi oleh konstitusi kita,” tegasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melontarkan sindiran keras yang ditujukan kepada kaum milenial.
Pernyataan itu disampaikan Megawati saat peresmian sejumlah kantor PDIP di daerah yang dilakukan secara daring, Rabu (28/10/2020).
“Saya bilang ke Presiden, generasi milenial jangan dimanja,” ucap Presiden Kelima RI ini.
“Generasi milenial apa sumbangsihnya? Yang katanya generasi milenial itu, yang sudah tahu teknologi. Apa sumbangsih kalian ke bangsa dan negara ini?” sindirnya.
Ia lantas melontarkan kecaman atas demo anarkis yang dilakukan saat menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.
“Masa hanya demo aja, saya gak peduli, demo harus merusak,” ujar dia.
“Apakah boleh dalam demo diijinkan atau ada aturan untuk merusak? Tidak ada. Kalau ada, sini debat dengan saya,” tantangnya.
source https://www.demokrasi.co.id/2020/10/kritik-keras-megawati-demokrat-milenial.html
Erick Thohir Tunjuk Relawan Jokowi jadi Komisaris Independen Jasa Raharja
DEMOKRASI.CO.ID - Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir mengangkat Dyah Kartika Rini Djoemadi sebagai Komisaris Independen PT Jasa Raharja (Persero). Dyah Kartika Rini Djoemadi merupakan relawan Jokowi dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada 2012 dan pemilihan presiden RI pada 2014.
“Selamat kepada Ibu Dyah Kartika Rini yang telah diangkat sebagai Komisaris Independen PT Jasa Raharja,” tulis dalam akun Instagram Jasa Raharja, yang dilihat pada Rabu, 28 Oktober 2020.
Dengan demikian, susunan dewan komisaris Jasa Raharja adalah sebagai berikut:
Komisaris Utama: Budi Setiyadi
Anggota Komisaris:
- Setya Utama
- Suprianto
- Humaniati
Komisaris Independen:
- Antonius
- Dyah Kartika Rini
“Sekali lagi, Jasmin ucapkan SELAMAT!,” tulis akun instagram Jasa Raharja tersebut.
Dyah Kartika Rini bersama dengan Sony Subrata, Alexander Ferry Wijaya dan Alexander Jerry Wijaya mendirikan sebuah wadah berkumpulnya relawan media sosial atau Jokowi Advanced Social Media Volunteers (Jasmev) pada 2014. Adapun, jumlah relawan yang dikumpulkan mencapai lebih dari 30.000 orang.
Dilansir dari akun Linked in milik Dyah Kartika Rini, wanita kelahiran Jakarta itu juga tercatat sempat menjadi Komisaris PT Danareksa sejak 2015. Lulusan Universitas Indonesia program Master of Science and Communication ini juga menyelesaikan program doktor ekonomi dan manajemen. Selain itu, ia juga pernah mengemban pendidikan di University of Cambridge, Business/Managerial Economics.
source https://www.demokrasi.co.id/2020/10/erick-thohir-tunjuk-relawan-jokowi-jadi.html
Di Aceh Ustadz Ditusuk Saat Ceramah Maulid Nabi, Pelaku Ditangkap
DEMOKRASI.CO.ID - Seorang ustadz di Aceh Tenggara, Aceh, Muhamad Zaid Maulana (36) ditusuk saat sedang menyampaikan ceramah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad. Pelaku berinisial MA (37) kini ditangkap polisi.
“Kejadiannya tadi (Kamis, 29 Oktober) jam 21.30 WIB,” kata Direskrimum Polda Aceh Kombes Sony Sanjaya saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (30/10/2020) dini hari.
Insiden penusukan itu terjadi di Desa Kandang Mbelang Mandiri, Kecamatan Lawe Bulan, Aceh Tenggara. Korban yang sedang menyampaikan ceramah dikabarkan tiba-tiba ditusuk pelaku.
Akibatnya, korban mengalami luka tusuk di tangan. Zaid langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Tak lama berselang, pelaku MA ditangkap polisi. Pelaku kini diamankan di Polres Aceh Tenggara.
“Pelaku ditangkap jam 22.45 WIB,” ujar Sony.
source https://www.demokrasi.co.id/2020/10/di-aceh-ustadz-ditusuk-saat-ceramah.html
Marah Islam Dihina, Warga Irak Bakar Patung Emmanuel Macron
DEMOKRASI.CO.ID - Kemarahan sejumlah negara Islam terhadap Presiden Prancis Emmanuel Macron terus meningkat. Kondisi itu dipicu sikap Macron yang dianggap menghina Islam terkait polemik Nabi Muhammad melalui karikatur.
Dilansir The Guardian, Rabu, 28 Oktober 2020, surat kabar di Iran menggambarkan Macron sebagai Setan Paris. Sementara itu, di Ibu Kota Bangladesh, Dhaka, Macron disebut sebagai sebagai pemimpin yang menyembah Setan.
Pun, di Baghdad, Ibu Kota Irak, patung Emmanuel Macron dibakar bersama dengan bendera Prancis. Selain itu, juga terdapat seruan boikot produk Prancis di berbagai negara lain.
Ketegangan itu sebenarnya sudah meningkat sejak September 2020. Saat itu, dilaporkan majalah Charlie Hebdo menerbitkan ulang kartun Nabi Muhammad yang bertepatan dengan malam persidangan 14 orang yang dituduh terlibat serangan teroris terhadap kantor penerbitan majalah tersebut pada 2015.
Charlie Hebdo Bahkan lebih lanjut membuat ketegangan dengan Turki. Mereka menempatkan kartun ejekan terhadap presidennya Recep Tayyip Erdogan di halaman depan edisi yang diterbitkan secara online.
“Kami mengutuk upaya paling menjijikkan dari publikasi ini untuk menyebarkan rasisme dan kebencian budayanya,” kata Juru Bicara Presiden Turki, Fahrettin Altun
Hal itu pada dasarnya juga dipicu oleh pidato Macron awal bulan ini yang mengumumkan niatnya untuk melawan separatisme Islam. Dia menggambarkan keyakinan tersebut sebagai salah satu yang berada dalam krisis di seluruh dunia saat ini.
Dua pekan kemudian, guru bahasa Prancis Samuel Paty dipenggal kepalanya di luar sekolah karena menunjukkan kartun Nabi Muhammad tersebut di kelasnya.
Pembunuhan itu, disebut-sebut dilakukan oleh seorang pemuda Muslim asal Republik Chechnya. Upaya ini memicu penggerebekan terhadap beberapa tersangka ekstremis dan kelompok Islam.
Beberapa kota Prancis menanggapi kejadian itu dengan memproyeksikan karikatur Nabi Muhammad tersebut di dinding bangunan sebagai isyarat pembangkangan dan pembelaan sekularisme.
Kemarahan negara-negara Islam tersebut juga dipicu sentimen masa lalu, terutama yang menjadi kolonisasi Prancis. Beberapa diantaranya bahkan menunjukkannya di poster-poster saat demonstrasi.
“Saya melihat orang-orang mengungkit masa lalu kolonial Prancis dan foto-foto tentara Prancis memegang kepala anggota perlawanan Aljazair yang terpenggal,” kata seorang pekerja di salah satu Organisasi Bantuan Internasional di Amman, Jordania, Mohammad Faoury.
source https://www.demokrasi.co.id/2020/10/marah-islam-dihina-warga-irak-bakar.html
Penusukan di Gereja Prancis, Macron: Serangan Teroris Islam
DEMOKRASI.CO.ID - Presiden Prancis Emmanuel Macron angkat bicara soal serangan penusukan yang menewaskan tiga orang di Kota Nice, Prancis. Macron bersumpah Prancis tidak akan menyerah setelah insiden penyerangan yang disebutnya sebagai ‘serangan teroris Islam’.
Dilansir dari AFP, Kamis (29/10/2020), Macron bersumpah bahwa “Prancis tidak akan menyerah pada nilai-nilai kami”. Hal itu disampaikannya usai penyerangan yang dilakukan seorang pria di gereja Notre-Dame di pusat Kota Nice dan menewaskan tiga orang.
Serangan itu disebut Macron sebagai “serangan teroris Islam”.
Macron menyampaikan duka cita kepada umat Katolik di Prancis setelah kejadian penusukan itu. Ia juga mendesak orang-orang dari semua agama untuk bersatu dan tidak “menyerah pada semangat perpecahan”.
Seperti diketahui, seorang pria bersenjata pisau menewaskan tiga orang dan melukai beberapa orang lainnya di kota Nice, Prancis. Pelaku serangan telah ditangkap polisi.
Identitas pelaku belum diumumkan. Seperti dilansir The Guardian, Wali Kota Nice, Christian Estrosi mengatakan pembunuhan itu terjadi pada pukul 09.00, Kamis (29/10) waktu setempat di dalam dan di luar gereja basilika Notre-Dame di pusat kota Nice. Dilaporkan bahwa penyerang terluka setelah ditembak polisi dan telah dibawa ke rumah sakit.
Menurut laporan media-media Prancis seperti dilansir Washington Post, Kamis (29/10), salah satu dari tiga korban tewas, seorang wanita, digorok lehernya di dalam gereja. Korban kedua, seorang pria, ditikam hingga tewas.
Korban ketiga, juga seorang wanita, dibunuh di sebuah bar di depan basilika tempat dia bersembunyi. Demikian menurut surat kabar Prancis Le Monde.
Serangan itu terjadi kurang dari dua minggu setelah pemenggalan mengerikan seorang guru sekolah menengah di pinggiran kota Paris, usai menunjukkan karikatur Nabi Muhammad kepada para siswanya.
source https://www.demokrasi.co.id/2020/10/penusukan-di-gereja-prancis-macron.html
Hasil Seleksi CPNS Diumumkan Hari Ini
source https://www.inews.id/news/nasional/hasil-seleksi-cpns-diumumkan-hari-ini
Presiden Macron Sebut Penikaman di Gereja Nice Serangan Teroris Islam
source https://www.inews.id/news/internasional/presiden-macron-sebut-penikaman-di-gereja-nice-serangan-teroris-islam
Hasil Seleksi CPNS Diumumkan Hari Ini
Sumber: IFTTT
Presiden Macron Sebut Penikaman di Gereja Nice Serangan Teroris Islam
Sumber: IFTTT
Penusukan di Gereja Prancis, Macron: Serangan Teroris Islam
DEMOKRASI.CO.ID - Presiden Prancis Emmanuel Macron angkat bicara soal serangan penusukan yang menewaskan tiga orang di Kota Nice, Prancis. Macron bersumpah Prancis tidak akan menyerah setelah insiden penyerangan yang disebutnya sebagai ‘serangan teroris Islam’.
Dilansir dari AFP, Kamis (29/10/2020), Macron bersumpah bahwa “Prancis tidak akan menyerah pada nilai-nilai kami”. Hal itu disampaikannya usai penyerangan yang dilakukan seorang pria di gereja Notre-Dame di pusat Kota Nice dan menewaskan tiga orang.
Serangan itu disebut Macron sebagai “serangan teroris Islam”.
Macron menyampaikan duka cita kepada umat Katolik di Prancis setelah kejadian penusukan itu. Ia juga mendesak orang-orang dari semua agama untuk bersatu dan tidak “menyerah pada semangat perpecahan”.
Seperti diketahui, seorang pria bersenjata pisau menewaskan tiga orang dan melukai beberapa orang lainnya di kota Nice, Prancis. Pelaku serangan telah ditangkap polisi.
Identitas pelaku belum diumumkan. Seperti dilansir The Guardian, Wali Kota Nice, Christian Estrosi mengatakan pembunuhan itu terjadi pada pukul 09.00, Kamis (29/10) waktu setempat di dalam dan di luar gereja basilika Notre-Dame di pusat kota Nice. Dilaporkan bahwa penyerang terluka setelah ditembak polisi dan telah dibawa ke rumah sakit.
Menurut laporan media-media Prancis seperti dilansir Washington Post, Kamis (29/10), salah satu dari tiga korban tewas, seorang wanita, digorok lehernya di dalam gereja. Korban kedua, seorang pria, ditikam hingga tewas.
Korban ketiga, juga seorang wanita, dibunuh di sebuah bar di depan basilika tempat dia bersembunyi. Demikian menurut surat kabar Prancis Le Monde.
Serangan itu terjadi kurang dari dua minggu setelah pemenggalan mengerikan seorang guru sekolah menengah di pinggiran kota Paris, usai menunjukkan karikatur Nabi Muhammad kepada para siswanya.
Sumber:https://ift.tt/3jGzsAT
Video Sebuah Hotel di Kuwait Pasang Foto Presiden Macron di Lantai Untuk Diinjak-injak
DEMOKRASI.CO.ID - Pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang kontroversial soal Islam menuai kecaman dunia. Bahkan masyarakat dan negara Timur Tengah juga menyuarakan boikot atas produk Prancis.
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan misalnya, menilai Macron telah ‘menyerang Islam. Hal ini setelah Macron mengkritik kelompok Islam dan membela penerbit kartun Nabi Muhammad SAW atas nama kebebasan. Sedangkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut Presiden Macron perlu diperiksa mentalnya.
Kini beredar di media sosial, sebuah Hotel di Kuwait memasang foto Presiden Macron di lantai sehingga terinjak-injak kaki pengunjung yang datang sebagai bentuk protes keras atas pernyataan pemimpin sekuler tersebut.
Dalam kanal YouTube, Muslim Live Matter, Ahad(25/10) menuliskan “Sebuah hotel di Kuwait meletakkan foto Presiden Prancis Emmanuel Macron di lantai sehingga orang-orang melewatinya sebagai tanda protes karena menghina Nabi Suci Islam,”
Bersamaan dengan itu, produk-produk Prancis juga diturunkan dari beberapa rak supermarket di Yordania, Qatar, dan Kuwait pada hari Minggu.
Produk kecantikan dan perawatan rambut buatan Prancis, misalnya, tidak lagi dipajang.
Di Kuwait, serikat pengecer besar telah memerintahkan pemboikotan barang-barang Prancis.
Serikat Masyarakat Koperasi Konsumen, yang merupakan serikat non-pemerintah, mengatakan telah mengeluarkan arahan sebagai tanggapan atas “penghinaan berulang” terhadap Nabi Muhammad SAW.
Sumber:https://ift.tt/3jKanVw
Moeldoko Puji Presiden, Bilang Cita-cita Jokowi untuk Generasi Muda Sangat Keren
DEMOKRASI.CO.ID - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko berbicara ihwal cita-cita Presiden Joko Widodo untuk kaum milenial di tengah peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober.
Moeldoko mengklaim cita-cita Jokowi untuk anak muda Indonesia sangat keren. Hal itu, ujar dia, bisa dilihat dari langkah presiden yang mengangkat menteri hingga staf khusus milenial. “Apalagi yang membuat milenial ragu pada Presiden?,” ujar Moeldoko lewat keterangan tertulis, Rabu, 28 Oktober 2020.
Moeldoko kemudian memaparkan sejumlah cita-cita presiden. Pertama, tidak ada satupun warganya yang tertinggal dalam meraih cita-cita. Hal ini dilakukan dengan memastikan setiap bayi yang lahir harus sehat dan mendapat pendidikan yang layak.
Kedua, Indonesia yang demokratis di mana setiap warganya bisa menikmati hasil demokrasi. Ketiga, negara berdasarkan hukum sehingga semua diberlakukan sama di depan hukum. Keempat, Indonesia yang sejajar di bidang teknologi dengan negara lain.
Kelima, Indonesia yang memiliki kemampuan dan daya saing di tengah lingkungan global yang kompetitif. “Pemikiran Pak Jokowi ini sangat keren. Beliau sebagai pemimpin yang setiap detik memikirkan masa depan anak Indonesia,” ujar Moeldoko.
Sementara itu, para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) turun ke jalan dan menyatakan mosi tidak percaya kepada presiden. Mereka mendesak Presiden Jokowi mengeluarkan Perpu untuk membatalkan UU Omnibus Law Cipta Kerja.
BEM SI, lanjut Remy, akan menyuarakan narasi Sidang Rakyat terhadap permasalahan negeri yang dinilai belum dituntaskan oleh pemerintah. “Serta BEM SI tetap menguatkan narasi #MosiTidakPercaya kepada pemerintah dan wakil rakyat yang berpihak pada kepentingan rakyat karena sampai saat ini belum merealisasikan tuntutan yang disampaikan mahasiswa,” ujar pada Selasa, 27 Oktober 2020.
Sumber:https://ift.tt/37Sh1GV
Bu Megawati Seharusnya Berterimakasih, Karena Milenial Dia Akhirnya Bisa Bertahta di Istana
DEMOKRASI.CO.ID - Sindiran Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang ditujukan kepada kaum milenial dinilai keliru.
Dalam pernyataannya, Megawati mempertanyakan kontribusi kaum milenial kepada bangsa dan negara.
Semestinya, Megawati bisa memahami filosofi pergerakan para pemuda dan kaum milenial.
Sebab, aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa dan milenial belakangan ini merupakan wujud kontribusi riil merespon kondisi dan situasi di sekitarnya.
Demikian disampaikan pengamat politik dari Universitas Nasional, Andi Yusran kepada RMOL, Kamis (29/10/2020).
Menurutnya, Megawati seharusnya menilai ‘kinerja’ milenial tidak hanya dari sudut kepentingan politik atau takaran status-quo rezim.
“Tetapi dari sisi yang lebih makro,” ungkap Andi Yusran.
Pegerakan kaum milenial itu, didasarkan pada persepsi adanya kondisi krisis yang dihadapi bangsa Indonesia.
Ia menjelaskan, tokoh muda pergerakan nasional pada 1940-an juga melakukan demonstrasi dengan caranya sendiri ketika itu.
Begitu juga saat pergerakan milenial yang merespons kebijakan pro-Barat Orde Baru melalui gerakan Malari.
Yang terakhir, milenial meruntuhkan rezim Orde Baru pada 1998 silam.
“Megawati sejatinya seharusnya berterima kasih kepada milenial yang telah membuatkan jalan sehingga Megawati bisa ‘bertakhta’ di Istana tempo lalu itu,” tegasnya.
Andi menegaskan, PR terbesar rezim ke depan adalah mendesain kebijakan yang memberi ruang pengembangan diri kepada kelompok milenial di semua sektor.
“Sehingga mereka kelak bisa menjadi pemain utama di panggung politik dan ekonomi negara,” tandasnya.
Sementara, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) membalas Megawati dengan sindiran tak kalah pedas.
“Banyak yang dilakukan sekarang oleh pemuda, tapi belum terlihat mungkin atau sengaja enggak dilihat?” ujar Humas BEM SI, Andi Akhiyar.
Salah satu yang ada di depan mata dan bisa dilihat adalah aksi yang dilakukan mahasiswa yang disebutnya sebagai salah satu kontribusi kaum milenial.
“Ini pertanyaan juga kalau disindir terkait demonstrasi, kontribusi oleh mahasiswa, milenial untuk negara adalah salah satunya dengan aksi,” sambungnya.
Adanya demonstrasi dimaksud, sambungnya, merupakan bagian dari kontribusi generasi milenial untuk bangsa dari ancaman oligarki.
Karena itu, Andi meminta Megawati kembali membaca dan memilihat langsung kontribusi mahasiswa masa kini.
Bahwa sudah ada sederet prestasi dan tinta emas yang ditorehkan mahasiswa di kancah internasional.
“Presitasi yang belum terlihat Bu Mega yang mana?” balasnya.
Kendati demikian, ia membantah anggapan bahwa negara tidak mengakui atas kontribusi yang sudah diberikan pada pemuda bangsa itu.
“Saya tidak bilang mahasiswa tidak dihargai negara, akan tetapi masa enggak dilihat sisi akademisi di luar (negeri),”
“Misalnya perlombaan kompetisi dan sebagainya. Itu adalah prestasi dan kontribusi untuk negara,” tandasnya.
Sumber:https://ift.tt/2HNE6Q0
Video Sebuah Hotel di Kuwait Pasang Foto Presiden Macron di Lantai Untuk Diinjak-injak
DEMOKRASI.CO.ID - Pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang kontroversial soal Islam menuai kecaman dunia. Bahkan masyarakat dan negara Timur Tengah juga menyuarakan boikot atas produk Prancis.
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan misalnya, menilai Macron telah ‘menyerang Islam. Hal ini setelah Macron mengkritik kelompok Islam dan membela penerbit kartun Nabi Muhammad SAW atas nama kebebasan. Sedangkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut Presiden Macron perlu diperiksa mentalnya.
Kini beredar di media sosial, sebuah Hotel di Kuwait memasang foto Presiden Macron di lantai sehingga terinjak-injak kaki pengunjung yang datang sebagai bentuk protes keras atas pernyataan pemimpin sekuler tersebut.
Dalam kanal YouTube, Muslim Live Matter, Ahad(25/10) menuliskan “Sebuah hotel di Kuwait meletakkan foto Presiden Prancis Emmanuel Macron di lantai sehingga orang-orang melewatinya sebagai tanda protes karena menghina Nabi Suci Islam,”
Bersamaan dengan itu, produk-produk Prancis juga diturunkan dari beberapa rak supermarket di Yordania, Qatar, dan Kuwait pada hari Minggu.
Produk kecantikan dan perawatan rambut buatan Prancis, misalnya, tidak lagi dipajang.
Di Kuwait, serikat pengecer besar telah memerintahkan pemboikotan barang-barang Prancis.
Serikat Masyarakat Koperasi Konsumen, yang merupakan serikat non-pemerintah, mengatakan telah mengeluarkan arahan sebagai tanggapan atas “penghinaan berulang” terhadap Nabi Muhammad SAW.
source https://www.demokrasi.co.id/2020/10/video-sebuah-hotel-di-kuwait-pasang.html
Moeldoko Puji Presiden, Bilang Cita-cita Jokowi untuk Generasi Muda Sangat Keren
DEMOKRASI.CO.ID - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko berbicara ihwal cita-cita Presiden Joko Widodo untuk kaum milenial di tengah peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober.
Moeldoko mengklaim cita-cita Jokowi untuk anak muda Indonesia sangat keren. Hal itu, ujar dia, bisa dilihat dari langkah presiden yang mengangkat menteri hingga staf khusus milenial. “Apalagi yang membuat milenial ragu pada Presiden?,” ujar Moeldoko lewat keterangan tertulis, Rabu, 28 Oktober 2020.
Moeldoko kemudian memaparkan sejumlah cita-cita presiden. Pertama, tidak ada satupun warganya yang tertinggal dalam meraih cita-cita. Hal ini dilakukan dengan memastikan setiap bayi yang lahir harus sehat dan mendapat pendidikan yang layak.
Kedua, Indonesia yang demokratis di mana setiap warganya bisa menikmati hasil demokrasi. Ketiga, negara berdasarkan hukum sehingga semua diberlakukan sama di depan hukum. Keempat, Indonesia yang sejajar di bidang teknologi dengan negara lain.
Kelima, Indonesia yang memiliki kemampuan dan daya saing di tengah lingkungan global yang kompetitif. “Pemikiran Pak Jokowi ini sangat keren. Beliau sebagai pemimpin yang setiap detik memikirkan masa depan anak Indonesia,” ujar Moeldoko.
Sementara itu, para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) turun ke jalan dan menyatakan mosi tidak percaya kepada presiden. Mereka mendesak Presiden Jokowi mengeluarkan Perpu untuk membatalkan UU Omnibus Law Cipta Kerja.
BEM SI, lanjut Remy, akan menyuarakan narasi Sidang Rakyat terhadap permasalahan negeri yang dinilai belum dituntaskan oleh pemerintah. “Serta BEM SI tetap menguatkan narasi #MosiTidakPercaya kepada pemerintah dan wakil rakyat yang berpihak pada kepentingan rakyat karena sampai saat ini belum merealisasikan tuntutan yang disampaikan mahasiswa,” ujar pada Selasa, 27 Oktober 2020.
source https://www.demokrasi.co.id/2020/10/moeldoko-puji-presiden-bilang-cita-cita.html














